Apa Keuntungan Menggunakan Pivot Table dan Pivot Chart?

Anda tentu udah sering dengar istilah pivot table dan pivot chart dalam Microsoft Excel. Tetapi, apakah Anda tahu apa sebenarnya fungsi dan manfaat dari fitur-fitur ini? Trus, gimana cara menggunakan pivot table dan pivot chart dalam menganalisis dan menyajikan data dengan lebih mudah dan efektif?

Nah, pada pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan kepada Anda apa itu pivot table dan pivot chart, serta apa saja keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan menggunakan fitur-fitur ini. Sebelum lanjut, siapkan buku catatan kecil untuk menulis setiap tahapan yang akan dilakukan, so let’s check this out.

Apa Itu Pivot Table?

Pivot table merupakan fitur Excel yang memungkinkan Anda untuk menyusun, meringkas, dan mengelompokkan data dari tabel atau kisaran data yang ada. Anda dapat melihat hubungan antara data, mengekstrak informasi penting, dan membuat laporan yang informatif dan menarik.

Pivot table bekerja dengan cara membagi data menjadi baris, kolom, dan nilai. Baris dan kolom adalah kategori-kategori yang Anda pilih untuk mengatur data. Nilai adalah hasil perhitungan yang Anda lakukan terhadap data, seperti jumlah, rata-rata, persentase, atau lainnya.

Contohnya, Anda memiliki tabel data penjualan produk berikut:

Data penjualan produk

Dengan menggunakan pivot table, Anda dapat membuat laporan seperti ini:

  • Pivot table penjualan produk
  • Dari pivot table di atas, Anda dapat melihat berbagai informasi, seperti:
  • Total penjualan produk A adalah 300 unit, produk B adalah 250 unit, dan produk C adalah 200 unit.
  • Total penjualan di kota X adalah 350 unit, kota Y adalah 250 unit, dan kota Z adalah 150 unit.
  • Rata-rata penjualan produk A di kota X adalah 50 unit, produk B di kota Y adalah 75 unit, dan produk C di kota Z adalah 100 unit.

Apa Itu Pivot Chart?

Pivot chart merupakan fitur pada Excel yang memungkinkan Anda untuk membuat grafik atau diagram dari data yang ada di pivot table. Anda dapat menampilkan data secara visual, sehingga lebih mudah dipahami dan dikomunikasikan.

Pivot chart bekerja dengan cara mengambil data dari baris, kolom, dan nilai yang ada di pivot table. Anda dapat memilih jenis grafik yang sesuai dengan tujuan dan jenis data Anda, seperti batang, garis, lingkaran, atau lainnya.

Contohnya, misalkan Anda ingin membuat grafik batang dari pivot table penjualan produk di atas. Anda dapat membuat pivot chart seperti ini:

Pivot chart penjualan produk

Dari pivot chart di atas, Anda dapat melihat perbandingan antara data secara langsung, seperti:

  • Produk A memiliki penjualan tertinggi di semua kota.
  • Kota X memiliki penjualan tertinggi di semua produk.
  • Produk C memiliki penjualan terendah di kota X dan Y.

Keuntungan Menggunakan Pivot Table

Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan:

  • Menghemat waktu dan tenaga. Anda gak perlu melakukan perhitungan manual atau rumit untuk meringkas atau mengelompokkan data. Anda cukup menyeret dan menjatuhkan data ke baris, kolom, atau nilai yang diinginkan. Pivot table akan secara otomatis melakukan perhitungan dan menyajikan hasilnya dalam bentuk tabel.
  • Memudahkan analisis data. Anda bisa melihat hubungan antara data dengan lebih jelas dan mendalam. Anda bisa memfilter, mengurutkan, atau mengubah tampilan data sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda juga bisa menambahkan bidang-bidang tambahan untuk melakukan analisis lebih lanjut.
  • Meningkatkan fleksibilitas data. Anda bisa dengan mudah mengubah susunan atau perhitungan data tanpa merusak data asli. Anda juga bisa merefresh atau memperbarui data jika ada perubahan pada sumber data. Pivot table akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Keuntungan Menggunakan Pivot Chart

Banyak keuntungan bila Anda ingin menyajikan data yang lebih menarik dan efektif. Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan:

  • Meningkatkan visualisasi data. Anda bisa menampilkan data secara visual, sehingga lebih mudah dipahami dan dikomunikasikan. Anda juga bisa memilih jenis grafik yang sesuai dengan tujuan dan jenis data Anda, serta menyesuaikan warna, bentuk, atau ukuran grafik.
  • Memudahkan perbandingan data. Anda dapat melihat perbandingan antara data secara langsung, sehingga lebih mudah menemukan pola, tren, atau anomali. Anda juga bisa menambahkan elemen-elemen seperti judul, legenda, label, atau garis referensi untuk memberikan informasi tambahan.
  • Meningkatkan interaktivitas data. Anda bisa berinteraksi dengan data dengan lebih mudah dan cepat. Anda pun bisa mengubah baris, kolom, atau nilai yang ditampilkan di grafik dengan cara yang sama seperti di pivot table. Selain itu, memfilter, mengurutkan, atau mengubah tampilan data juga dapat anda lakukan, dengan menggunakan slicer atau timeline.

Kesimpulan

Pivot table dan pivot chart merupakan kedua fitur pada Excel yang sangat berguna untuk menganalisis dan menyajikan data dengan lebih mudah dan efektif. Pivot table memungkinkan Anda untuk menyusun, meringkas, dan mengelompokkan data dalam bentuk tabel. Pivot chart memungkinkan Anda untuk membuat grafik atau diagram dari data yang ada di pivot table.

Beberapa keuntungan yang Anda peroleh diantaranya menghemat waktu dan tenaga, memudahkan analisis data, meningkatkan fleksibilitas data, meningkatkan visualisasi data, memudahkan perbandingan data, dan meningkatkan interaktivitas data.

Selain itu, Anda juga bisa belajar dan bekerja dengan data dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba! ya gaes…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *