Stiker yang dipasang untuk melapisi body mobil bertujuan untuk mempercantik tampilan eksterior mobil, sekaligus untuk melindungi cat aslinya dengan lapisan stiker. Namun sayangnya tidak semua orang mengetahui cara merawat stiker body mobil yang bener. Dan kebanyakan masih berpikir bahwa hal ini kudu menggunakan bahan khusus atau perawatan khusus.
Jadi buat kamu yang lagi cari info tentang hal tersebut, berarti kamu sudah datang ke tempat yang tepat. Disini para ahli stiker mengungkapkan sejumlah fakta dan saya berharap Anda juga bisa memahaminya.
Ini Pendapat Ahli (Spesialis):
Secara umum, menurut spesialis Galih Sugiyanto dari Pacman Sticker, ada dua jenis stiker yang biasa digunakan untuk melapisi body mobil, yakni glossy dan doff. Cara perawatan dua jenis itu sederhana, namun keduanya punya ciri khas tersendiri.
“Cara merawat tinggal dicuci saja, tidak ada perawatan khusus. Paling kalau kusam, bisa dipoles pakai minyak tanah, bersihkan pakai sabun atau sampo,” ucap Galih, seperti dikutip dalam laman kompas otomotif, Kamis (24/11/2016).
Menurut galih, stiker doff boleh dicuci menggunakan sabun. Pantangannya hanya jangan kena obat poles.
“ Stiker doff kan berpori, nanti kimia obat poles bisa meresap ke situ. Kalau glossy aman malah bisa dipoles,” jelas Galih.
Ketentuan khusus buat glossy jangan dipoles menggunakan mesin. Alasannya kekuatan putaran mesin poles bisa merusak permukaan.
Jika dirawat dengan baik, stiker di bodi mobil bisa bertahan sampai dua tahun.

Kesimpulan
Buat kamu yang saat ini menggunakan stiker untuk menutupu body mobil, tidak perlu merasa cemas dan khawatir. Karena perawatan stiker sebenarnya sederhana dan tidak perlu perawatan khusus. Tidak perlu juga harus sesering mungkin pergi ke salon mobil, karena itu sama aja dengan pemborosan.
Stiker glossy dirawat dengan cara pencucian seperti biasa. Jika kusam, bantu dengan minyak tanah dan dioles dengan manual. Hindari penggunaan mesin, karena hal ini akan merusak permukaannya.
Sedangkan untuk stiker jenis doff boleh dicuci dengan sabun atau shampo mobil. Akan tetapi, jangan gunakan obat poles, karena justru akan merusak permukaan stiker yang berpori dan meresap ke dalam stiker.