Seorang calon konsumen yang menolak untuk disebutkan namanya, mengaku bahwa waktu indent Xpander semakin panjang yaitu mencapai 6 bulan. Akhirnya, dia memutuskan untuk membeli mobil sejenis avanza baru atau beli mobilio bekas yang sudah jelas ready stok.
Dan saya pikir itu alasan yang masuk akal, mengingat kendaraan yang dibeli mendesak untuk digunakan. Apalagi kehadiran mobil jenis terbaru dengan balutan teknologi baru membuat orang ingin segera mencobanya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa persaingan di dunia otomotif semakin sengit. Setelah kemunculan Xpander dari mitsubishi, kini hadir lagi persaing terbaru yaitu Wuling Confero.
Kedua pemain baru ini hasil merebut hati konsumen avanza atau xenia dan terang saja persaingan ini akan semakin seru.
Mobil Sejuta Umat
Harus kita akui bahwa Toyota Avanza, Honda Mobilio, Daihatsu Xenia, dan Suzuki Ertiga dijuluki sebagai mobil sejuta umat. Keempat mobil di kelas low multi purpose vehicle (LMPV) itu memimpin pasar untuk saat ini, terutama dalam hal penjualan paling besar di antara model dan segmen lain.
Tak hanya berminat untuk mobil baru, keempat jenis mobil ini juga masih diminati mobil bekasnya sehingga harga pasarnya lebih tinggi dan stabil. Jika dihitung-hitung, konsumen akan diuntungkan dengan harga yang terjangkau dan mobil memiliki kapasitas 7 penumpang.
Harga Avanza Xenia Turun Drastis
Sayangnya, ketika hadir pendatang baru di kelas yang sama, yaitu Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero, harga mobil bekas untuk keempat model itu turun drastis. Tak tanggung-tanggung, penurunannya mencapa 5 juta hingga 10 juta. Begitu pengakuan seorang Pengamat Pasar Mobil Bekas sekaligus Manajer Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih.
“Tergantung tipe dan tahun, serta kondisinya. Meskipun Xpander dan Confero belum ada di pasar mobil bekas,” kata Herjanto seperti dikutip dari laman Otomania.com, Senin (28/8/2017).
Sebagai contoh, Avanza keluaran tahun 2014 harga normalnya dijual Rp 140 juta sampai Rp 150 juta, akan tetapi setelah Xpander dan Confero diluncurkan, turun harga menjadi Rp 135 jutaan.
“Harga turun ini untung buat pembeli, tetapi rugi buat pedagang, karena untungnya otomatis menjadi lebih kecil lagi. Tren seperti itu yang selalu terjadi jika ada model baru di segmen yang sama,” ujar Herjanto.
Jadi kabar tentang kedua mobil keluaran terbaru yang berhasil merebut hati pembeli di segmen ini memang ada benarnya.
Sumber: Otomania.com