Kaca Mobil Berembun Saat Hujan, Inidia 5 Tips Untuk Mengatasinya

Kaca mobil yang diredam, sering mengganggu visibilitas mengemudi. Ini bisa terjadi karena suhu luar lebih dingin daripada di dalam kabin.

Dan ini sebenarnya cukup berbahaya. Meskipun beberapa orang menganggapnya sepele. Mereka biasanya hanya menghapusnya untuk menghilangkan embun. Padahal itu hanya sementara. Tak lama kemudian, embun akan ‘menghias’ kaca mobil Anda kembali.

Proses pembentukan embun, biasa disebut kondensasi. Yakni terjadinya perubahan uap air menjadi cairan pada suhu udara di bawah titik embun. Proses kondensasi di sini adalah suhu yang dihasilkan dari perbedaan antara tekanan udara di luar dan di dalam mobil.

Saat hujan, udara di dalam kabin awalnya akan mengikuti udara luar yang mengandung kelembaban tinggi. Karena Anda berada di dalam mobil, nafas yang juga mengandung banyak uap air akan bertemu dengan tekanan udara di kabin. Udara lembab, hirup dan dinginkan udara hangat di dalam tubuh manusia.

Uap air yang tidak dapat ditampung, baik oleh kabin tubuh maupun udara, akan menemukan lokasi terdingin. Nah, yang paling dekat adalah kaca mobil. Lalu ada kondensasi di kaca depan. Dan embun akan semakin berat ketika kabin diisi lebih dari satu orang.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk menghindari proses kondensasi?

1.Hidupkan AC

Seperti namanya, AC bekerja untuk menyesuaikan (suhu) udara di kabin. Ketika luar panas, AC akan mengubah suhu kabin menjadi lebih dingin. Dengan menyalakan AC, embun di kaca depan mobil akan hilang. Nafas nafas lembab, juga langsung didinginkan oleh udara dari AC. Bahkan jika Anda ingin lebih cepat, atur kekuatan hembusan AC pada suhu terendah. Jika memungkinkan, arahkan ledakan ke kaca depan. Dijamin embun akan langsung pergi dan pandangan Anda jernih lagi.

 

2.BUKA KACA MOBIL

Bagaimana jika mobil Anda tidak memiliki AC? Sebenarnya, dengan membuka jendela dan membiarkan udara dari luar masuk akan membantu mengurangi embun yang menempel ke kaca depan. Tapi itu akan sangat tidak nyaman ketika hujan deras. Jadi, bukalah kaca jendela kecil untuk pertukaran udara. Suhunya panas dan lembab, setidaknya bisa keluar untuk meminimalkan kondensasi pada kaca. Selebihnya, manfaatkan material yang menyerap air untuk mengelap kaca dalam arah yang sama. Juga pastikan fitur sirkulasi udara dinonaktifkan untuk mengundang udara luar yang lebih besar.

 

3.SEDIAKAN SHAMPO SEBELUM HUJAN

Shampo, juga bisa mengatasi kondensasi pada kaca mobil. Jika Anda tidak mempercayainya, cobalah sekali-sekali. Cairan sampo, itu memang memiliki unsur kimia dengan tingkat pH yang ditujukan untuk drainase kelembaban. Fungsi sebenarnya, agar pengguna sampo tidak mengalami rambut yang lembab sesudahnya. Dengan formula dasar yang sama, sehingga sampo mampu mengeringkan embun di kaca depan mobil. Cara penggunaannya, cukup oleskan pada kaca interior yang berembun, lalu lap kain yang sedikit basah dengan gerakan searah agar kaca tidak buram. Metode ini sangat kuat, meskipun meninggalkan jejak yang harus dibersihkan ketika hujan telah reda atau jika Anda telah mencapai tujuan.

4.SIAPKAN CAIRAN ANTI KABUT

Perkembangan teknologi seringkali merupakan hal yang praktis dan menyenangkan. Seperti cairan antikabut yang kini bisa Anda temui di toko-toko perlengkapan mobil. Biasanya cairan ini dikemas dalam tabung semprot yang ringkas. Penerapannya sangat mudah. Semprotkan cairan ke gelas yang berembun, diamkan sejenak, kemudian bersihkan dengan kain yang lembut, kering, dan bersih dengan gerakan langsung. Lakukan lagi sampai kaca menjadi jernih.

 

5.TINDAKAN PENCEGAHAN

Selain cara di atas, Anda juga bisa melakukan tindakan pencegahan agar ketika hujan tidak terjadi kondensasi di dalam kabin. Pertama, Anda bisa menempatkan silika atau produk dengan zat yang memungkinkan menyerap kelembaban di dalam kabin. Biasakan untuk menjaga kondisi kabin tetap kering. Mengeringkan karpet atau benda lain yang ada di dalam mobil secara teratur. Jangan membawa benda basah ke dalam kabin, seperti payung yang diguyur hujan atau pakaian basah.

Singkatnya, benda-benda yang membawa sifat air harus disimpan di bagasi belakang untuk mencegah kondensasi kaca depan. Menjaga kabin bersih, juga berpengaruh karena debu menjadi media uap air. Vakum kabin dan bersihkan kaca bagian dalam dengan lap bersih dan tidak basah.

Iklan

Melalui Template ini Kamu Akan Belajar Membangun 1 Miliar Pertama yang Terencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *