Sering Belanja Online, Yuk Cek Berapa Sih Ongkir Ke Pontianak?

Akhir-akhir ini, aktivitas belanja online emang menjadi pilihan terbaik untuk berbelanja, apalagi saat ada pembatasan kegiatan (PSBB/PPKM) yang diberlakukan pemerintah. Namun ada kalanya kita merasa keberatan juga dengan ongkos kirim yang hrus ditanggung saat berbelanja.

Saya sendiri sih sering memanfaatkan promo gratis ongkir yang diadakan oleh marketplace atau toko online. Menurut saya hal itu sangat membantu dalam meringankan ongkir, jadi uangnya bisa buat belanja gitu.

So, buat kalian yang tinggal di kota Pontianak, kalian bisa cek ongkir ke pontianak menggunakan sentralcargo.co.id. dengan mengetahui ongkir, kita jadi bisa memperhitungkan berapa budget yang kita butuhkan saat berbelanja, apakah untung atau rugi jika hanya memesan 1 item yang nilainya tidak lebih mahal dari ongkir.

Dan, perilaku membandingkan sebelum berbelanja juga penting ya selain mengecek ongkir tadi, karena tanpa kita sadari bahwa ongkir yang kita akumulasi selama berbelanja akan sangat besar dibandingkan jika kita manfaatin promo, gitu teman teman.

Menurut pengalaman penulis, rata-rata ongkir yang diberlakukan oleh jasa pengiriman dari pulau jawa ke pontianak berkisar antara 25.000 sampai 45.000 per kg tergantung jenis jasa pengiriman ya.

Ini masih perhitungan kasar ya man teman, selanjutnya kita akan membahas lebih detil.

Cara menghitung Harga Barang saat Belanja Online

Nah, buat kalian yang gak pernah ngitung ginian sih, mulai sekarang saya sarankan untuk dhitung juga, jangan-jangan aktivitas belanja online ini bukannya dalam rangka berhemat tetapi malah pemborosan.

Ayo sekarang ngaku, siapa yang gak pernah ngitung dan siapa yang paling hitung-hitungan kalau mau belanja online. Menurut saya, ini bukan soal pelit atau royal ya, tetapi perhitungan sebelum berbelanja juga akan menghindarkan kita dari kata PENYESALAN.

Artikel terkait:   Panduan Memilih Wiper Mobil yang Bagus dan Berkualitas

Gimana nggak coba, misalnya kalian cek harga di toko lokal Rp1.500.000,- sementara di marketplace harganya Rp1.350.000. Nah, itu kan ada selisih sebesar Rp150.000,- tu, tetapi kalian belum menghitung ongkir serta resiko keterlambatan dan kerusakan barang saat pegiriman. Jika diperhatikan, berat barang yang dikirim 5kg, dengan rata-rata ongkir 35.000/kg saja sudah Rp175.000,-

Sekarang coba kita bandingkan: harga di toko lokal Rp1.500.000,- dan harga di toko online Rp1.350.000,- + Ongkir Rp175.000 jadi harganya Rp1.525.000,- sekarang apakah kalian masih anggap belanja online itu murah?

Nggak kan? Jadi jika kalian mengecek ongkir dengan teliti, tentu akan menghindarkan kalian dari kerugian dari selisih harga. Ini untuk sekali belanja, bagaimana jika kalian sering belanja, misal belanja dalam sebulan sampai 15 kali, jadi tinggal hitung saja uang yang dihabiskan untuk membayar ongkir.

Cek Sebelum Membeli Ya

Buat kalian yang tinggal di Pontianak, sebenarnya kalian bisa manfaatin jasa ekspedisi murah pontianak, dimana mereka memberikan service yang bagus. Selain itu, kalian juga bisa memilih model pengiriman yang cepat ataupun agak lambat.

Jadi, kalian tinggal kunjung saja website tersebut, kemudian lakukan pengecekan sesuai dengan tujuan dan asal pengiriman Anda. Dengan begitu kalian bisa lebih teliti dan cek sebelum berbelanja ya man teman.

Satu lagi, pastikan barang yang kalian beli untuk dikirim bukan barang pecah belah, karena sangat tidak aman dan rentan sekali. Jadi dari pada kalian menyesal, mending pikirkan ulang untuk jenis barang apa saya yang kalian beli secara online ataupun offline.

Sebagai penutup, saya ingin sampaikan kepada teman-teman bahwa pada saat berbelanja pilihlah barang yang benar-benar kalian butuhkan bukan berdasarkan keinginan semata. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan agar kalian tidak menyesal, oke man teman terima kasih atas kunjungannya.

Artikel terkait:   Ternyata Ini Manfaat dalam Parutan Keju Cheddar

Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara bloggerpontianak.net dengan centralcargo.co.id, isi serta materi konten yang disajikan merupakan pendapat subjektif dari penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *