Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Anda Membeli Mobil Bekas

Mobil bekas masih menjadi pilihan seseorang memiliki kendaraan. Bukan hanya pertimbangan biaya, tetapi ada beberapa alasan mengapa orang lebih memilih mobil bekas. Alasannya adalah karena seperti model mobil bekas, dapat membeli model yang lebih baik dengan harga lebih murah, tidak suka membeli mobil baru dan lain-lain.

Namun terkadang, Anda harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas. Pasalnya, tidak sedikit penjual mobil yang menggunakan keutungan dalam berbagai cara atau mengakali mobil yang dijualnya sehingga memiliki nilai lebih tinggi.

Tapi, ada juga banyak penjual mobil yang bahkan menjamin kualitas kendaraan yang mereka pasarkan. Salah satunya seperti memberikan garansi. Jadi apa yang harus diperhatikan agar tidak berbohong saat membeli mobil bekas. Di sini kami menyajikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli mobil bekas.

1.Waspadai Mobil Bekas Kecelakaan dan Banjir

Jika Anda menemukan mobil bekas yang dijual dengan harga sangat murah, bahkan di bawah harga pasar, Anda harus lebih berhati-hati. Alasannya ada beberapa alasan orang menjual mobil mereka dengan harga murah.

Salah satunya adalah mobil yang dijual dalam kondisi rekondisi. Mobil yang dijual karena tabrakan atau kerusakan yang disebabkan oleh banjir.

Dari bekas tabrakan mobil atau kualitas banjir tidak sebagus mobil yang bukan bekas tabrakan atau banjir. Selain itu, mobil yang mengalami benturan meski diperbaiki tidak jarang masih menyisakan masalah lain.

Untuk itu, hal yang perlu Anda perhatikan adalah memperhatikan sasis mobil. Dengan melihat bagian itu, Anda bisa melihat apakah chasis dan bodi mobil dalam keadaan baik atau tidak. Selain itu, Anda dapat melihat bagian bawah kap mesin, kadang-kadang mobil yang bekas tabrakan akan terlihat digunakan perbaikan.

Selain itu, bagasi belakang juga merupakan bagian yang perlu Anda perhatikan. Tak jarang pemilik lama mobil Anda ingin membeli tabrakan. Jika ada tanda perbaikan dalam tubuh dan sasis mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan kembali mobil yang Anda minati.

 

Perhatikan juga lekukan tubuh dan cat mobil. Tentu saja jika mobil yang digunakan menabrak, bagian tubuh dan cat mobil tidak akan sempurna lagi. Untuk itu Anda harus lebih teliti sebelum membeli mobil bekas.

 

2.Periksa Komponen Kelistrikan

Agar tidak menyesal saat membeli, ada baiknya untuk memeriksa bagian-bagian listrik dari mobil bekas yang akan dibeli. Pasalnya, mobil baru tentu tidak terlalu rentan terhadap masalah kelistrikan. Namun, mobil bekas masih memiliki potensi untuk mengalami masalah listrik.

Biasanya bagian-bagian listrik yang digunakan mobil mengalami masalah karena hewan-hewan itu masuk ke ruang mesin. Selain itu, pemilik lama juga bisa melakukan modifikasi yang menyebabkan kerusakan pada bagian listrik.

Akibatnya, Anda harus mengeluarkan uang ekstra untuk melakukan perbaikan. Bahkan, tidak jarang Anda diharuskan mengganti komponen yang tidak bisa diperbaiki.

 

3.Perhatikan Bagian-bagian Mesin dengan Teliti

Mesin adalah jantung dari mobil. Untuk itu Anda harus hati-hati melihat apakah mobil bekas yang akan Anda beli dalam kondisi baik. Pasalnya, tak jarang pula penjual mobil nakal yang mengakali mesin karena mobil terlihat memiliki kinerja yang baik.

Buka kap mesin dan periksa kebocoran atau korosi. Selanjutnya Anda juga dapat memeriksa bagian minyak dengan menarik tongkat pengukur kemudian melihat kerapatan warna minyak. Jangan lupa juga periksa ikat pinggang dan baterai untuk memastikan komponen listrik dalam kondisi baik.

 

4.Perhatikan validitas Surat Menyurat

Ketika Anda menemukan kendaraan bekas yang menjadi impian Anda. Lalu cari kondisi kendaraan dalam kondisi baik. Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan surat-surat.

Perlengkapan standar yang harus dimiliki oleh mobil bekas adalah BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan juga sertifikat registrasi kendaraan (Nomor Identitas Kendaraan). Kedua surat ini adalah bukti identifikasi kendaraan bermotor serta kelengkapan kendaraan. Catatan ini mengidentifikasi identitas pemilik, identitas kendaraan bermotor, nomor registrasi dan masa berlaku termasuk otorisasinya.

Jika kedua surat itu ada, tidak ada salahnya memeriksa keabsahan BPKB dan juga STNK. Karena tidak sedikit penjual menggunakan mobil dengan fitting huruf palsu yang nakal. Jangan biarkan Anda hanya memiliki masalah di kemudian hari dan malah membeli mobil curian.

Ada beberapa cara untuk mengidentifikasi apakah surat kendaraan itu asli atau tidak. Salah satu cara untuk mengecek surat adalah melalui situs online melalui alamat samsat-pkb.jakarta.go.id. Selain itu Anda juga dapat mengecek melalui pesan singkat melalui SMS ke nomor 1717 dengan mengetikkan Kode (spasi) Nomor Polisi kemudian kirim ke 1717.

Iklan

Melalui Template ini Kamu Akan Belajar Membangun 1 Miliar Pertama yang Terencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *