Seringkali kita tidak menghiraukan hal-hal kecil yang ternyata imbasnya cukup besar. Contohnya dalam merawat mobil, kita jarang sekali mengganti filter udara atau filter AC sebelum kondisinya rusak.
Kalau udah rusak aja baru kalang kabut dan kesana kemari buat berulin, ujungnya ganti dan memakan biaya yang cukup besar. Pemilik mobil diwajibkan telaten dengan mobil miliknya dan harus rutin melakukan perawatan.
Padahal ini berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan penggunanya maupun daya tahan dari komponen AC yang berkaitan Filter AC ini akan melindungi penumpang dari kontaminasi udara, seperti serbuk sari, bakteri, debu, dan asap serta menjaga kualitas udara tetap bersih sehingga meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan yang lebih baik kepada pengguna.
Lokasi filter udara kabin ini biasanya di dalam laci depan yang berada di bagian bawah dasbor.
Bersihkan Filter AC
“Filter AC kabin kotor bisa jadi merupakan salah satu penyebab AC kurang dingin. Ada kalanya, demi menghemat, bagian itu dibersihkan. Namun, hal ini sebaiknya tidak dilakukan mengingat kotoran yang menempel pun masih tersisa,” ujar Agung Sanjaya pemilik AUTO ROTARY yang berlokasi Jl. RC Veteran No 1A, Bintaro Raya, Jakarta Selatan seperti dikutip di laman Autobild.
Agung menambahkan, kalaupun ingin dibersihkan, hal itu dilakukan dengan menggunakan kompresor. Dengan kata lain, filter tersebut tidak bisa dibersihkan menggunakan air dan sabun, kalau pakai air akan membuat filter grepes.
Jika Anda ingin filter AC awet, lakukan pembersihan paling tidak setaip 3 bulan atau bersamaan dengan ganti oli mesin.
Mengganti jauh lebih Baik
Yang namanya barang baru, udah pasti bagus. Namun tentu saja harga baru dan perawatan juga tidak sebanding. Untuk itulah, mengganti adalah pilihan terakhir jika seandainya sudah tidak memungkinkan untuk dibersihkan.
So, masihkan Anda meremehkan pembersihan filter AC?