Tidak ada salahnya mengetahui sedikit tentang mesin mobil teknis. Ketika bepergian, dan mengalami masalah, pengetahuan itu akan sangat berguna untuk membantu Anda. Di bawah ini Anda akan menemukan beberapa tips ringan tentang bagaimana memperbaiki masalah mesin yang dapat timbul saat dalam perjalanan. Memang menyebalkan, tetapi terkadang itu tidak bisa dihindari, meski persiapan sudah habis.
Namun perlu diingat, keempat tips ini adalah yang paling umum, dan hanya sementara. Sementara dalam hal ini adalah agar mobil Anda setidaknya bisa lari ke garasi, atau tempat perbaikan terdekat. Meskipun kami lebih suka untuk memanggil nomor asisten bantuan di jalan dari bengkel resmi, tetapi siapa tahu Anda benar-benar ‘kera’ dan tidak dapat menghubungi bengkel, maka beberapa hal ini dapat dilakukan.
Daftar Isi:
1.Radiator Bocor
Radiator berfungsi untuk mengalirkan air pendingin mesin. Saat bocor, tentu saja mesin akan terlalu panas (overheat). Tidak perlu panik, ada beberapa hal yang bisa Anda gunakan untuk menambal kebocoran sementara. Tetapi pastikan mesin dalam kondisi dingin sebelum melakukan perbaikan. Item pertama adalah selotip atau selotip. Harap dicatat, lakban hanya digunakan untuk menutupi kebocoran di selang radiator, bukan di radiator. Bungkus selotip di sekitar selang bocor, dan pastikan semuanya rapat.
Yang kedua adalah telur. Satu atau dua telur dapat digunakan untuk menambal kebocoran di radiator, bukan di selang. Masukkan air ke radiator sambil menyalakan mesin. Air panas akan mematangkan telur, dan tekanan sirkulasi air akan menekan telur untuk menyumbat area yang bocor. Sekali lagi, ini hanya perbaikan sementara, bukan yang permanen. Dan jangan lupa tutup radiator lagi.
2.Ganti Sparkplug (Busi) Sendiri
Busi adalah benda-benda yang memicu kebakaran di ruang bakar yang menghasilkan langkah-langkah pembakaran dan kompresi untuk menggerakkan mobil. Biasanya, mobil memiliki tiga atau lebih ruang bakar, sehingga akan memiliki tiga atau lebih busi untuk menyalakan api. Jika salah satu busi tidak berfungsi dengan benar, hasilnya akan menjadi ketimpangan pada mesin. Bagaimana kita tahu jika mesin itu pincang? Mudah. Mesin akan terdengar batuk ketika pedal gas diinjak, dan meskipun mesin akan berputar ketika pedal gas diinjak, tetapi responsnya akan sangat lambat.
Dengan asumsi tidak ada kerusakan pada kabel busi, yang kemungkinan besar Anda tidak memiliki cadangan (dan cukup rumit untuk memeriksa kondisi busi sendiri), mengganti busi adalah hal yang cukup mudah. Biasanya produsen mobil menyediakan setiap produk dengan kunci di bagasi, termasuk busi. Masukkan kunci ke busi, lalu putar seperti Anda membuka baut. Ganti, dan proses selanjutnya cukup mudah. Jangan lupa kencangkan busi, dan pasang kembali kabelnya.
3.Rem Terlalu Panas
Rem yang terlalu panas dapat disebabkan oleh pengereman yang berkelanjutan, atau jika Anda berada di sirkuit, beban kerja rem memang meningkat. Indikasinya bisa jadi adalah penurunan performa pengereman alias ‘los’. Atau menyebabkan bau.
Jika ini terjadi, ada baiknya menyingkir untuk membiarkan rem sedikit lebih dingin. 30 menit sudah cukup untuk mendinginkan rem, tergantung seberapa panasnya sebelumnya. Beberapa akan menyarankan untuk menyiram rem dengan air, ini kami tidak merekomendasikan karena berpotensi merusak rem disk / tromol. Atau, jika tidak terlalu parah, Anda dapat terus mengemudi, tetapi dengan pengereman yang lebih tepat. Misalnya dibantu oleh engine brake.
Satu hal yang harus Anda lakukan adalah, bawa mobil ke garasi dan periksa kanvas minyak dan rem. Panas yang berlebihan pada rem akan membuat minyak mendidih dan kinerjanya akan menurun, sementara kanvas rem akan memakai berlebihan. Meski tidak mutlak, tetapi Anda harus memeriksanya.
4.Aki Tekor
Tanpa baterai, tentu saja mobil Anda tidak akan kemana-mana. Jantung mobil kadang-kadang sering dianggap sepele dan ceknya sering dilewatkan. Untuk pengguna mobil manual, ketika baterai mati atau terlalu tekor, solusinya mudah, cukup tekan mobil, injak kopling. Menggunakan gigi kedua, kopling longgar dan transmisi akan mendorong poros engkol, dan sirkuit pengapian akan bekerja.
Yang paling sulit adalah mobil transmisi otomatis. Mau tidak mau, Anda harus selalu menyediakan kabel jumper. Selain itu, Anda harus ‘menggeser gengsi’ dan meminta mobil di sebelah ‘pinjam baterai’. Istilah pinjaman tentu tidak memindahkan baterai mobil orang lain ke mobil kami, tetapi hanya dengan menghubungkan antara baterai.
Cara memasang kabel jumper di tiang baterai. Dan ini harus diperhatikan: Jangan terbalik. Kabel positif harus dihubungkan dengan kutub positif di kedua baterai, serta kutub negatif. Jika sisi atas, korsleting bisa timbul dan pada akhirnya Anda tidak hanya baterai, tetapi juga dompet karena mobil yang peminjam juga rusak. Setelah tiang harus dipasang dengan benar, nyalakan mesin dan bawa ke bengkel terdekat untuk memeriksa apa yang menyebabkan baterai Anda mati.