Kaca depan mobil atau kaca depan selain berfungsi sebagai peniup angin juga merupakan media pendukung visibilitas dalam berkendara. Ketika gelas kotor dan bernoda, pemandangan pasti akan terganggu yang menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan membahayakan. Pada saat itu fungsi penghapus menjadi sangat penting sehingga tidak dapat diremehkan.
Kinerja penghapus kaca yang buruk akan menjadi gangguan saat mengemudi, terutama selama musim hujan. Karet wiper yang sudah rusak, mengeras dan rapuh menyebabkan sapuan air tidak maksimal, bahkan berpotensi menimbulkan goresan pada kaca mobil. Lalu bagaimana cara menjaga wiper mobil dalam kondisi baik? Lihat kiat mudah untuk merawat penghapus kaca dan cara mengganti wiper berikut.
Daftar Isi:
Hindari Panas Dari Kaca
Hindari panas pada penghapus kaca Hal pertama dan yang paling mudah dalam memperlakukan penghapus kaca adalah dengan membiasakan diri menggunakan wiper dari kaca ketika mobil harus diparkir di tempat yang langsung terkena sinar matahari. Panas dari matahari akan meningkatkan suhu suhu pada permukaan kaca yang kemudian akan diserap oleh karet penghapus. Bayangkan jika karet dipanaskan terus-menerus, tentu saja membuatnya cepat rusak.
Pembersih Karet Wiper
Kemudian, Anda juga disarankan untuk membersihkan karet wiper secara berkala meski jarang digunakan. Triknya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama. Berikan alkohol dan kemudian oleskan pada kain berwarna cerah. Bagian kain yang berisi alkohol kemudian digosokkan pada permukaan karet ke arah yang sama. Lakukan beberapa kali dan Anda bisa melihat noda hitam menempel pada kain. Alkohol akan membersihkan kotoran dan minyak yang menempel pada karet sambil mempertahankan elastisitasnya. Perlu diingat, hanya bagian permukaan karet yang perlu Anda bersihkan karena tepi karet penghapus biasanya mengandung senyawa kimia yang bertugas menjaga elastisitas atau fleksibilitas karet.
Ketahui Kondisi Wiper
Kondisi Wiper Untuk mengetahui kondisi kesehatan dari karet penghapus, Anda dapat memastikan bahwa permukaan karet yang menempel pada kaca dapat bergerak ke arah yang berlawanan saat menyeka. Dapat dikatakan bahwa kondisinya masih fleksibel dan fleksibel. Kemudian, Anda juga bisa merasakan permukaan karet untuk mendeteksi kondisi karet penghapus. Jika kondisi karet wiper kaku, keras, atau permukaan kasar, inilah saatnya Anda mengganti penghapus kaca.
Ganti Wiper Secara Teratur
Dalam mengganti wiper, ada dua hal yang dapat Anda lakukan. Pertama, Anda mengganti seluruh rangkaian wiper, termasuk karet dan dudukan karet atau cukup ganti karet saja. Jika Anda mengubah satu set, Anda perlu memperhatikan jenis wiper dan ukurannya, yang dapat Anda tanyakan kepada penjual aksesori aftermarket. Kemudian, ketika mengganti sendiri pastikan Anda mempelajari mekanisme dan mengingat posisinya. Jika Anda tidak ingin repot, Anda dapat meminta untuk dipasangkan saat membeli perangkat penghapus kaca.
Alternatif kedua hanya mengganti karet saja. Cara ini adalah cara yang hemat biaya karena harganya tidak semahal Anda menggantinya satu set. Jika Anda kesulitan menemukan karet yang tepat di penjual aftermarket, Anda dapat mencoba mengunjungi bengkel resmi dan menanyakan tentang ketersediaan karet penghapus untuk mobil Anda.
Tips mengganti wiper
Sebagai catatan, kaca depan harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum memasang penyeka baru dan Anda harus mengganti semua wiper sekaligus, termasuk penghapus kaca belakang, bukan satu per satu. Hal ini dimaksudkan agar kinerja penghapus keseluruhan menjadi lebih optimal.
Pilih wiper dengan karet berkualitas atau tidak ‘murah’ karena wiper kualitas pasti akan bertahan lebih lama dan bekerja lebih baik. Usia rata-rata dari wiper mulai dari enam bulan hingga maksimal satu tahun. Jadi, jika usia karet penghapus Anda telah melewati waktu yang disarankan, jangan ragu untuk segera menggantinya dengan yang baru.
Isi Ulang Cairan Pembersih Kaca
Cairan pembersih kaca juga membantu kinerja penghapus kaca agar lebih maksimal sehingga Anda harus ikut serta dalam perhatian. Jangan kosongkan tangki penyimpanan dan gunakan cairan produk khusus untuk penyemprot kaca. Jangan gunakan campuran sabun sembarangan karena memiliki potensi untuk menimbulkan masalah seperti kaca memekik atau kaca menjadi terlalu licin sehingga kinerja penghapus kurang optimal. Hindari juga penggunaan lilin pada kaca depan, yang juga akan menghambat kinerja dari wiper.
Jika saluran penyemprotan macet atau tidak berfungsi optimal, coba bersihkan menggunakan peniti, jarum, atau klip kertas. Cukup colokkan lubang semprot kecil untuk membersihkannya. Caranya juga bisa digunakan untuk mengatur arah semprotan agar cairan tersebut akan mendarat di kaca yang dilalui wiper.