Liburan Lebaran telah tiba. Waktunya pulang. Mobil sudah diservis di bengkel resmi. Barang disimpan di bagasi. Kondisi tubuh juga pas. Seluruh keluarga sudah siap naik ke mobil. Apa lagi yang harus Anda periksa sebelum Anda pergi?
Nah, sebelum pulang, ada beberapa bagian kendaraan Anda yang harus dicek kondisi. Pemeriksaan ini dapat Anda lakukan sendiri dengan mudah dan singkat. Apa pun?
Daftar Isi:
1.Kondisi Air Radiator
Periksa posisi air radiator di waduk sampai batas yang direkomendasikan. Biasanya, ada batas tingkat minimum dan maksimum di reservoir air radiator. Radiator air penting, berfungsi untuk mendinginkan mesin. Ketika Anda kehabisan dan Anda lupa mengisinya sebelum pulang, mesin bisa menjadi terlalu panas (overheat). Risikonya besar, bisa di bawah mesin. Jika tidak, bisa jadi ada komponen lain di ruang mesin yang bahkan rusak karena suhu ruang mesin terlalu tinggi. Misalnya, sabuk kipas jadi rapuh atau selang radiator bahkan retak atau menggembung. Jika sudah begini, perjalanan Anda akan terganggu bukan?
2.Tekanan Angin pada Ban
Periksa kondisi keempat ban. Pastikan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi di piring dekat pintu pengemudi. Ada rekomendasi tekanan angin sesuai dengan berapa banyak orang yang berpartisipasi dalam perjalanan. Pastikan ban tidak rata. Meskipun ban terlihat cepat, periksa lagi dengan hati-hati! Yang dilakukan ada paku yang terjebak. Ban tubeless mudah dipahami sekarang secara tidak langsung mengempis ketika lonjakan tajam. Mungkin masih aman untuk beberapa kilometer. Namun jika dalam perjalanan panjang seperti pulang ke rumah, mungkin lebih aman jika dibawa ke tukang reparasi ban.
Jangan lupakan juga kondisi ban cadangan! Anda tentu tidak menginginkannya, salah satu ban pecah di tengah jalan. Lalu ketika Anda ingin menggantinya dengan ban serep, ternyata ban kempes tak ada tekanan angin.
3.Cek Kondisi Lampu
Jika Anda pulang di malam hari, tentu saja Anda menyalakan lampu otomatis. Tetapi jika Anda pergi pada siang hari, tidak mungkin lampu kendaraan akan diperiksa. Pastikan kedua lampu sangat terang. Tidak hanya berfungsi sebagai visibilitas lampu malam, lampu juga menjadi isyarat bagi pengguna jalan lain dari arah yang berlawanan. Misalnya, satu lampu depan Anda mati. Bisa jadi pengemudi dari arah yang berlawanan berpikir itu adalah sepeda motor.
Periksa juga lampu indikator di belakang! Pastikan lampu rem menyala saat Anda menginjak pedal rem. Ini sangat penting, terutama di jalan tol atau kemacetan. Tujuannya adalah untuk mengingatkan pengemudi di belakang untuk bergabung dengan laju kendaraan yang lebih lambat karena Anda mengerem. Begitu juga dengan lampu dan lampu sein mundur. Semuanya diperlukan di bawah kondisi api.
4.Wiper
Cuaca sulit diprediksi, bisa jadi ketika mengemudi tiba-tiba hujan sangat deras turun. Betapa sulitnya untuk mengemudi dalam kondisi hujan deras seperti itu. Jadi pastikan wiper berfungsi dengan sempurna menyeka air hujan yang jatuh ke kaca depan. Karet wiper harus dalam kondisi baik. Coba saja sebelum Anda pergi. Ketika digunakan saat menyeka air tetapi masih ada sisa air di bekas sapuan, yang berarti kondisi penghapus tidak layak. Harus diganti dengan yang baru! Karena pada malam hari dengan pencahayaan minim seperti di tol fungsional yang kini banyak digunakan pelancong, pasti visibilitas lebih buruk saat hujan turun.
5.Surat Kendaraan & Peralatan P3K
Akhirnya, pastikan surat kendaraan Anda diambil! Sertifikat Nomor Kendaraan (STNK) harus sesuai dengan kendaraan yang digunakan. Pastikan tidak membingungkan dengan kendaraan Anda yang lain jika Anda memiliki lebih dari satu kendaraan. Jangan lupa SIM (SIM). Demikian juga dengan kotak First Aid In Accident (P3K) harus ada di dalam mobil. Kotak ini menjadi pertolongan pertama jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami kejadian tak terduga.
Lima pemeriksaan singkat di atas, dilakukan sebelum perjalanan. Tentunya setelah Anda melakukan pemeriksaan kendaraan menyeluruh di bengkel mobil. Selamat bersenang-senang sambil mengemudi!