Cara Mengetik Cepat 10 Jari

Berbicara
pengolahan data dengan excel rasanya sudah tak perlu diragukan lagi. Kali ini
admin akan berbagi cara menggunakan rumus if pada excel khusus untuk pemula.
Sebelumnya,
perkenankan saya untuk menjelaskan dari awal tentang tujuan penggunaan rumus if
serta beberapa hal terkait didalamnya.
Tujuan: Untuk
menguji (logika) kondisi tertentu dalam sebuah data.
Value: Nilai-nilai
yang Anda berikan kemudian bisa Anda modifikasi menjadi keingin Anda, namun
hasil ini kemudian menyatakan: TRUE atau FALSE.

Sintaks: =
IF (logical_test, [Value_if_true], [Value_if_false])

Argumen Fungsi IF

logical_test
– Sebuah nilai atau ekspresi logis yang dapat dievaluasi sebagai TRUE atau
FALSE.
Value_if_true
– [optional] Nilai untuk menyatakan jika logical_test bernilai TRUE.
Value_if_false
– [optional] Nilai untuk menyatakan jika logical_test mengevaluasi ke FALSE.

Catatan Penggunaan

Gunakan
fungsi IF untuk menguji atau mengevaluasi kondisi tertentu, dan kemudian hasilnya
akan berbeda tergantung pada apakah logika yang Anda masukan itu BENAR atau
SALAH.
Sebagai
contoh, katakanlah Anda ingin menetapkan baik “Lulus” atau
“Gagal” untuk siswa berdasarkan skor tes. Dalam hal ini, Anda perlu
menguji sendiri (untuk setiap siswa) dan kemudian berikan pernyataan baik
“Lulus” atau “Gagal”.
Katakanlah
Anda memiliki skor di sel C6, dan Anda ingin menguji skor ini untuk melihat
apakah setidaknya 70, Anda akan menggunakan ini:
C6> = 70
 
Ini
diterjemahkan sebagai “C6 berisi nilai lebih besar dari atau sama dengan
70”. Ini bisa saja menyatakan TRUE atau FALSE, tergantung pada nilai di
C6. Anda kemudian menyediakan nilai yang fungsi IF harus memiliki nilai sama
jika tes itu BENAR, dan nilai tidak sama jika tes ini SALAH.
Posisikan
semua nilai itu bersama-sama, sekarang Anda akan menggunakan rumus ini:

= IF (C6> = 70,
“Lulus”, “Gagal”)

 
Ini
adalah formula yang muncul D6 dalam contoh yang ditampilkan. Ketika disalin ke
bawah kolom, itu akan menguji setiap skor dan menyatakankan hasil yang benar.

Fungsi If Bertingkat

Anda
mungkin sudah mengenal istilah di sini istilah “If Bertingkat” atau “Rumus If
Bertingkat”. Hal ini mengacu pada fungsi if yang menggunakan lebih dari satu
fungsi IF sehingga Anda dapat menguji untuk kondisi yang lebih dan menghasilkan
value yang lebih spesifik. Setiap fungsi IF bertingkat perlu lakukan dengan hati-hati,
agar di dalam fungsi if lainnya menghasilkan logika yang benar.
Misalnya,
rumus berikut dapat digunakan untuk menetapkan nilai di sebuah kelas untuk
menyatakan siswa yang lulus / gagal, perhatikan rumus dibawah ini:

=
IF (C6 <70, “F”, IF (C6 <75, “D”, IF (C6 <85,
“C”, IF (C6 <95, “B”, “A”))))

Untuk
fungsi IF bertingkat, bisa dibuat hingga 64 tingkatan. Namun, secara umum, Anda
harus mempertimbangkan fungsi lain, seperti Cara
Menggunakan Rumus Excel Vlookup
atau HLOOKUP untuk skenario yang lebih
kompleks, karena rumus ini dapat mengolah data yang lebih akurat dalam metode yang
lebih simple.

Operator logika

Ketika
Anda membangun sebuah fungsi dengan IF, Anda dapat menggunakan salah satu
operator logika berikut:
Contoh
Pengertian Operator perbandingan:
  1. =
    Sama dengan A1 = D1
  2. >
    Lebih besar dari A1> D1
  3. >
    = Lebih besar dari atau sama dengan A1> = D1
  4. <
    Kurang dari A1
  5. <=
    Kurang dari atau sama dengan A1 <= D1
  6. <>
    Tidak sama dengan A1 <> D1

Catatan Penting:

  1. Jika
    salah satu argumen untuk IF disediakan sebagai array (kolom), fungsi IF akan
    mengevaluasi setiap elemen dalam sebuah kolom.
  2. Untuk
    menghitung data berdasarkan kategori tertentu silahkan baca Cara
    Menggunakan fungsi COUNTIF
    atau fungsi COUNTIFS.
  3. Untuk
    mengambil data dari sheet tertentu atau baris tertentu dalam satu sheet, Anda
    bisa baca Cara
    Menggunakan Rumus Excel Vlookup
    .

 

Cara Mengetik Cepat 10 Jari

4 thoughts on “Tujuan dan Cara Menggunakan Rumus (Fungsi Logika) If pada Excel 2007

  1. Saya punya tugas dengan fungsi if, seperti ini soalnya :
    – jika sales >=100 maka gaji penuh, dan jika sales <100 maka gaji nya (sales/100) dikali gaji pokok ( gaji pokok 3290000).
    Mohon di bantu suhu…
    Pusing nie saya..

    1. sebenarnya simple, mungkin bisa dicoba: =if(sales<100;(sales/100)*3290000;gaji penuh)

      untuk cell yang dipilih tinggal sesuaikan saja...

    2. Pada rumus <100 tinggal tambahin perkalian yaitu, dikali gaji pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *