Cara Mengetik Cepat 10 Jari

Saat
Anda melakukan perhitungan angka menggunakan microsoft excel, Anda pasti pernah
menemukan hasil berupa bilangan desimal. Untuk itulah, kali ini saya akan
mengulas sedikit cara membulatkan
angka
desimal atau konversi harga yang tidak bulat, dan mungkin saja sering Anda jumpai.
Nah,
pembulatan ini sendiri terdiri dari 2 bagian yaitu pembulatan keatas dan
pembulatan kebawah. Apapun yang Anda inginkan, bisa Anda lakukan dengan mudah
di excel, kuncinya Anda harus mematuhi ketentuannya.
Baik,
untuk mempersingkat waktu, langsung saja kita simak ulasan dibawah ini.

Menghitung Pembulatan Angka
Keatas dengan Fungsi Excel CEILING

Fungsi ceiling
bertujuan untuk membulatkan hasil perhitungan angka pada nilai terdekat dimana
hasil akhirnya mendekati kriteria. Pada perhitungan ini sifatnya
mutlak/absolut.

Sintaksis

=
CEILING (Number, Multiple)

Argumen (Penjelasan Rumus Ceiling):

Number
– Jumlah yang harus dibulatkan.
Multiple
– nominal angka yang digunakan saat pembulatan.
Misalnya
kita akan mengatur pembulatan angka
keatas 50 untuk setiap perhitungan. Jadi jika hasil perhitungan angka 48, maka
akan dibulatkan menjadi 50 dan jika hasilnya 65, maka akan dibulatkan menjadi
100. Untuk melakukannya, perhatikan contoh dibawah ini:

 

 

cara membulatkan angka
Dalam
contoh diatas kita menghitung harga diskon penjualan furniture kepada
pelanggan, hasilnya harga diskon dibulatkan keatas.

Catatan
penggunaan

  1. Fungsi CEILING bisa bekerja seperti
    fungsi MROUND, akan tetapi CEILING selalu membulatkan suatu angka keatas, jauh
    dari nol.
  2. Fungsi CEILING merupakan sebuah fungsi
    yang bisa Anda gunakan untuk menetapkan harga setelah konversi mata uang,
    diskon, dll

Menghitung Pembulatan Angka Kebawah
dengan Fungsi Excel Floor

Fungsi floor
bertujuan untuk membulatkan hasil perhitungan angka pada nilai terdekat dimana
hasil akhirnya mendekati kriteria yaitu dibulatkan kebawah angka yang mendekati.
Pada perhitungan ini sifatnya mutlak/absolut.

Sintaksis

=
FLOOR (number, multiple)

Argumen (Penjelasan Rumus Floor)

Number
– Jumlah atau hasil perhitungan yang harus dibulatkan.
Multiple
– Angka terdekat yang akan digunakan saat pembulatan.
Misalnya
kita akan mengatur pembulatan angka
kebawah 50 untuk setiap perhitungan. Jadi jika hasil perhitungan angka 1.048,
maka akan dibulatkan menjadi 1.000 dan jika hasilnya 1.065, maka akan
dibulatkan menjadi 1050. Untuk melakukannya, perhatikan contoh dibawah ini:
cara membulatkan angka
Pada
contoh diatas kita ibaratkan order furniture dari agen untuk dijual kembali dan
kita menghitung harga diskon kemudian dibulatkan kebawah.

Catatan penggunaan

  1. Fungsi
    FLOOR hampir sama sistem kerjanya seperti fungsi MROUND, akan tetapi fungsi
    floor selalu membuat pembulatan angka kebawah sehingga menuju nol (0).
  2. Fungsi
    FLOOR sebenarnya bisa digunakan untuk banyak hal seperti menetapkan harga
    setelah konversi mata uang, menghitung diskon pembelian/penjualan, dll
Nah,
sekarang kita sudah mengulas secara mendetil tentang cara membulatkan angka desimal
menggunakan fungsi excel ceiling dan floor. Selain kedua fungsi ini, pembulatan
angka juga bisa menggunakan fungsi rounddown dan roundup, yang akan kita bahas
dilain kesempatan.
Jika
Anda pertanyaan, jangan sungkan untuk menanyakannya dan saya akan menjawab
semampu saya.

 

Selamat
mencoba!

Cara Mengetik Cepat 10 Jari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *