Dalam
menghitung sekelompok angka, terkadang kita perlu mengetahui nilai rata-rata
yang terdapat pada kolom tersebut. Untuk itu, kali ini kita akan membahas sedikit
fungsi average & fungsi averagea pada excel 2007 untuk pemula.
Fungsi
average bertujuan untuk menghitung nilai rata-rata dari sekelompok angka pada
range tertentu. Nantinya, hasil perhitungan akan memperoleh sebuah angka yang
mewakili nilai rata-rata suatu kelompok angka, misalnya nilai rata-rata ujian
sekolah atau penghasilan penduduk rata-rata dalam setahun.
Sintaks:
= AVERAGE (number1, [number2],
…)

Penjelasan
Rumus:

Number1
– Sejumlah atau sel referensi yang mengacu pada nilai-nilai numerik.
Number2
– [optional] Sejumlah atau sel referensi yang mengacu pada nilai-nilai numerik.

Catatan Penggunaan

  1. Fungsi
    average mengembalikan nilai rata-rata (mean aritmetik) dari kelompok angka yang
    akan dihitung. Untuk menghitung nilai rata-rata, Excel menambahkan angka secara
    keseluruhan, kemudian membagi dengan jumlah total angka. Misalnya, nilai RATA-RATA
    dari angka (2,4,6) adalah 4.
  2. Number,
    dapat diberikan sebagai number, rentang, rentang bernama, atau referensi sel
    yang berisi nilai numerik. Jumlah nilai yang bisa dihitung rata-rata mencapai 255
    nomor.

 

Perhatikan contoh perhitungan nilai rata-rata dengan fungsi Average dibawah ini:
Fungsi Average
Catatan
Penting
: fungsi AVERAGE otomatis akan mengabaikan sejumlah sel yang nilainya
nol.
 

Mengenal Fungsi AVERAGEA pada
Excel 2007

Fungsi
Averagea bertujuan untuk mendapatkan nilai rata-rata dari sekelompok angka dan
teks. Hasil perhitungan fungsi ini akan menghasilkan sebuah angka yang mewakili
nilai rata-rata.
Sintaks:
=AVERAGEA
(value1, [value2], …)

Penjelasan
Rumus:

Value1
– Sebuah nilai atau referensi dari nilai yang dapat dievaluasi sebagai angka.
Value2
– [optional] Sebuah nilai atau referensi dari nilai yang dapat dievaluasi
sebagai angka.
 
Perhatikan contoh penggunaan fungsi averagea dibawah ini:
Fungsi Average
 

Catatan Penggunaan:

  1. Fungsi
    AVERAGEA mengembalikan nilai rata-rata (mean aritmetik) dari kelompok nilai
    yang hitung. Perbedaan utama antara AVERAGEA dan AVERAGE adalah bahwa AVERAGEA
    juga akan mengevaluasi nilai-nilai logis BENAR dan SALAH, dan nomor
    direpresentasikan sebagai teks, sedangkan Average hanya melewatkan nilai-nilai
    ini dalam perhitungan.
  2. Sebagai
    contoh, RATA-RATA (2,4,6,8) adalah 5, dan RATA-RATA (“2”, TRUE, 6,8) adalah
    7. Sedangkan jika kita menggunakan fungsi AVERAGEA ( “2”, TRUE, 6,8) akan
    menghasilkan: 3.75 atau (17/4 ).
  3. Nilai
    dapat diberikan sebagai nomor, rentang, rentang bernama, atau referensi sel
    yang mengandung nilai-nilai. Hingga 255 argumen (disebut “nilai”
    dalam kasus ini) dapat diberikan.
  4. Untuk
    menghitung nilai rata-rata, Excel menambahkan nilai numerik dari masing-masing
    nilai, dengan mengabaikan teks kemudian membagi dengan jumlah total nilai yang
    diberikan. Sedangkan AVERAGEA mengevaluasi teks True sebagai 1 dan false
    sebagai 0.

 

Nah,
demikian pembahasan singkat kita kali ini tentang fungsi average &
averagea, semoga mudah dipahami dan dipraktekan dalam menghitung nilai
rata-rata dalam sebuah range angka pada cell tertentu. Jika Anda pertanyaan
silahkan sampaikan pada kolom komentar.

 

Sumber:
exceljet.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *